Setelah sempat ditunda, Senin (04/04/17) sekitar pkl. 10.00 WIT, Tim Hakim Pengawas Daerah (Hawasda) PTA Jayapura tiba di PA Biak untuk melaksanakan pengawasan dan monitoring serta evaluasi penyelenggaraan administrasi Peradilan Agama. Tim tersebut melakukan pembinaan dan pengawasan selama 2 hari mulai tanggal 3 dan 4 April 2017. Tim Hawasda PTA Jayapura terdiri dari Drs. Abd. Razak Pellu, SH, MH (Hakim Tinggi/Ketua Tim), Drs. M. Sidiq, MH (Panitera/Sekretaris Tim), Abdul Mutalip, S.Ag, SH (Sekretaris/Anggota Tim). Turut hadir pula Ketua PTA Jayapura, Dr. H. Mawardy Amien, SH, MHI dalam rangka memberikan pengarahan dan pembinaan.

Setelah dilakukan pengawasan secara menyeluruh mulai dari bagian kesekretariatan dan kepaniteraan, Selasa (4/4) tim Hawasda mengadakan pembinaan dan ekspos hasil pengawasan yang dihadiri oleh Ketua PA Biak, Drs, Syarifudin S, para hakim dan pimpinan baik struktural maupun fungsional beserta para pegawai PA Biak. Dalam pembinaannya, Ketua Tim Hawasda, Drs. Abd. Razak Pellu, SH, MH mengatakan bahwa dalam melaksanakan tugasnya yaitu memeriksa, mengadili dan memutus suatu perkara hakim dituntut harus memiliki integritas dan profesionalitas. Tidak boleh ada keberpihakan dan intervensi dari pihak manapun dalam memutus suatu perkara. Begitu pula dengan tugas dan tanggung jawab Panitera Pengganti dalam menyusun Berita Acara harus jelas, cermat, berurutan sesuai dengan posita karena Berita Acara itu merupakan materi pokok untuk menyusun putusan. Selanjutnya, Panitera dan Sekretaris menyampaikan hasil pengawasan dan monitoring pada bagian kepaniteraan dan kesekretariatan. Secara garis besar baik bagian kepaniteraan maupun kesekretariatan sudah melaksanakan tupoksinya dengan baik, hanya beberapa hal yang dijadikan catataan oleh tim Hawasda yaitu mengenai kurangnya SDM, gedung kantor yang belum memenuhi standar / prototype sehingga pelayanan publik belum bisa optimal, terkendalanya jaringan internet yang bisa menghambat kinerja para pegawai.

Ketua PTA Jayapura juga memberikan pengarahan sehubungan dengan kinerja para pegawai PA Biak yaitu perlu diadakan SK Bersama antara PA dan PN Biak mengenai biaya radius panggilan, perencanaan gedung kantor prototype yang perlu adanya ruang merokok, diberlakukannya pengaduan melalui aplikasi SIWAS Mahkamah Agung, perlu adanya pengadaan printer A3 dalam hal pencetakan MAP Berkas.

Hasil ekspos yang telah disampaikan Tim Hawasda harus segera ditindaklanjuti dan dilakukan perbaikan sebagai bahan koreksi. Semoga pengarahan dan pembinaan yang disampaikan oleh Ketua PTA Jayapura dan Tim Hawasda dapat menambah semangat kita agar bekerja lebih baik lagi. Selain itu, perubahan pola pikir, pemahaman dan budaya kerja di PA Biak agar lebih terbuka dan profesional demi terwujudnya reformasi birokrasi di Mahkamah Agung. (Admin)

 

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Statistik Pengunjung

1 6 5 0 1
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
10
93
16501
0
1542
1947
16501
IP Anda : 54.198.86.28
2018-06-25 01:14